Aku Benci Dia

Dec 30

Aku Benci Dia

Aku benci sekali gadis itu.
Aku memanggil, tapi tak pernah sekali pun dia menyapa.
Ketika bertemu, dia selalu memalingkan muka.
Kutelepon, tidak ramah bicaranya.
Bagus juga aku tidak pernah tahu rumahnya.
Jika aku ke sana, sudah pasti dia tendang aku biar jera.

Dia memang cantik dan aku merasa dia unik.
Tapi, bukan begitu cara memperlakukan pria.

Aku benci sekali gadis itu.
Sampai aku memutuskan untuk tidak pernah lagi bertemu.
Hari ini aku akan pergi. Jauh-jauh.
Jangan sampai lagi bertemu.

Tiiit.
SMS diterima. Dari dia.
“Kenapa pergi ke Amerika? Aku belum sempat bicara. Aku belum sempat bilang aku suka,” begitu katanya.

 

Published on :: 100words.blogdrive.com
Nisa – Kukurakung :: writer-blogger | night-lover | kutu buku | movie-freak | rujak-maniac | bestselling book-writer wannabe Follow me @kukurakung or add me on Facebook

Leave a Reply

Premium Wordpress Themes